
Wanita yang luar biasa ini... sangat mencintai anak-anak. Di saat orang-orang menyuruhnya untuk aborsi, ia berpikir beda dan tidak mau menyakiti jabang bayinya. Wanita itu berubah menjadi baik,"komentar Beth Ellis.
Tak hanya banyak netizen yang merasa bangga dengannya, ada juga yang secara blak-blakan menceritakan pengalaman pahitnya
Ada yang bercerita sebagai korban seperti Sharlene, tapi juga ada yang mengaku sebagai anak dari hasil pemerkosaan yang dibesarkan oleh ibunya.
"Hal yang sama terjadi padaku.. Tapi aku punya putri yang cantik.. Dia benar-benar menakjubkan dalam segala hal mungkin.. Dia adalah salah satu berkat terbesar saya... Dia adalah gadisku.. aku sangat bangga padanya," tulis Amber Wyatt.
"Ibuku adalah korban perkosaan. Nenek saya memilih hidup dan aku di sini karena itu... Aku suka mendengar / membaca cerita seperti ini," tulis Valli Grice.
"Ibuku berusia 23 tahun ketika dia diperkosa, dan aku adalah hasil dari kejahatan yang mengerikan itu, ketika orang lain mengatakan kepada ibuku untuk mengaborsi saya, dia mengatakan tidak dia adalah milikku dan aku akan membesarkan dia, dan dia Mengatakan padaku bahwa dia sembuh dari trauma, selama waktu membesarkan saya bahwa saya membantu dia sembuh,"cerita Christine Nelson. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)