
Halimah pun angkat bicara soal pengangkatan dirinya menjadi Presiden Singapura.
"Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk melayani masyarakat Singapura dan itu tidak berubah apakah ada pemilihan presiden berikutnya" kata Halimah kepada wartawan.
"Salah satu fokus dan fungsi utama Presiden terpilih adalah bertindak sebagai kekuatan pemersatu. Jelas ada pekerjaan yang harus saya lakukan, tapi yang terpenting bagi saya adalah saya ingin orang Singapura bekerja sama dengan saya" tambahnya.
Halimah nantinya akan ditasbihkan menjadi presiden pada hari pengumuman 13 September 2017.
Diketahui, Halimah Yacob bukanlah wanita sembarangan.
Melansir dari Tribunnews.com, Halimah tercatat sebagai orang Melayu kedua yang diangkat sebagai presiden setelah Yusuf Ishak yang menjabat pada tahun 1965 hingga 1970.
Wanita kelahiran 23 Agustus 1954 ini sudah selama lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam isu-isu sosial kemasyarakatan.
Halimah diketahui memiliki campuran darah India dan Melayu.